10 Tips Memasak Steak yang Wajib Anda Tahu
Ada sesuatu yang sangat memuaskan ketika kita memasak steak dengan sempurna—dengung panas saat daging menyentuh wajan, aroma yang menggoda, dan suara mendesis yang memicu selera. Ini bukan sekadar hidangan; ini adalah pengalaman.
Namun, mencapai steak yang sempurna di rumah? Itu cerita lain. Terlalu sering, impian steak lezat berubah menjadi mimpi buruk—daging yang terlalu matang, kering, atau lebih parah lagi: kurang bumbu.
Kalau Anda siap meningkatkan keterampilan memasak steak, berikut lima tips penting yang akan membuat Anda memasak seperti seorang profesional. Dan jika lebih suka menyerahkan urusan ini kepada ahlinya, tenang saja—kami juga akan membocorkan tempat steak terbaik di Jakarta untuk pengalaman steak yang benar-benar menggoda!
Table of Contents
Toggle10 Tips Memasak Steak yang Kamu Harus Tahu!
1. Keluarkan Steak dari Kulkas Lebih Awal
Diamkan steak di suhu ruang 30–60 menit sebelum dimasak. Ini membantu steak matang lebih merata dan menghindari bagian tengah yang dingin saat dipotong.
[Baca juga: Cara Defrost Steak Dengan Mudah]
2. Keringkan Permukaan Steak
Jangan biarkan permukaan steak basah! Air yang tersisa akan menghambat proses caramelization yang sempurna. Gunakan tisu dapur untuk menepuk steak hingga benar-benar kering sebelum dibumbui.
3. Garam Lebih Awal adalah Kunci
Pernah dengar mitos bahwa memberi garam terlalu awal akan membuat steak kering? Lupakan itu! Garam yang ditaburkan 20–30 menit sebelum dipanggang akan menyerap ke dalam daging, menciptakan kerak renyah dan penuh rasa saat terkena panas. Pinggiran steak yang berwarna cokelat keemasan? Itu hasil kesabaran Anda.
4. Teknik Searing yang Sempurna
Searing bukan untuk mengunci jus daging—itu mitos. Tapi apa yang searing benar-benar lakukan? Membentuk kerak kaya rasa melalui reaksi Maillard. Biarkan steak membentuk kerak karamelisasi yang dalam sebelum dibalik. Dan satu aturan penting: Jangan pernah menekan steak dengan spatula—itu adalah dosa besar dalam dunia steak!
5. Jangan Buat Wajan Terlalu Penuh
Jika memanggang dengan wajan, berikan ruang untuk setiap steak. Memasak terlalu banyak sekaligus akan membuat suhu wajan turun dan menghasilkan steak yang matang tidak merata.
6. Sekali Balik atau Teknik “Frequent Flip”
Metode klasik: Masak satu sisi hingga matang, lalu balik setelah beberapa menit.
Metode frequent flip: Balik steak setiap 30 detik untuk kematangan yang lebih merata dengan kerak yang sempurna.
7. Kenali Tingkat Kematangan Steak Anda
Memasak steak bukan soal waktu saja, tapi juga soal memahami tingkat kematangan steak yang diinginkan.
- Rare: Bagian tengah dingin, merah terang.
- Medium-Rare: Merah hangat, juicy.
- Medium: Merah muda ke blush pink.
- Medium-Well & Well-Done: Hati-hati—steak bisa jadi terlalu kering.
Jangan asal tebak! Gunakan termometer daging atau metode finger test, tapi JANGAN PERNAH memotong steak saat masih dimasak—Anda akan kehilangan semua jusnya!
8. Gunakan Termometer Daging
Pastikan steak Anda matang dengan sempurna menggunakan termometer:
- Rare: 49–52°C (120–125°F)
- Medium-Rare: 54–57°C (130–135°F)
- Medium: 60–63°C (140–145°F)
- Medium-Well: 65–68°C (150–155°F)
- Well-Done: 71°C+ (160°F+)
9. Biarkan Steak Beristirahat
Jangan buru-buru menyantap steak! Setelah matang, diamkan steak selama 5–10 menit agar jusnya meresap kembali ke dalam daging dan tidak tumpah ke piring.
10. Gunakan Daging Berkualitas Tinggi
Teknik bagus tidak bisa menyelamatkan daging yang buruk. Pilih daging premium seperti Certified Angus Beef, yang memiliki marbling sempurna, tekstur lembut, dan rasa yang lebih mendalam.
Terlalu Repot? Biarkan Lawry’s yang Mengurusnya!
Jika memasak steak yang sempurna di rumah terasa seperti beban berat, tidak ada salahnya menyerahkan semuanya kepada profesional. Di Lawry’s The Prime Rib Jakarta, setiap steak disiapkan dengan hati-hati, memastikan Anda mendapatkan potongan terbaik yang dimasak sesuai selera.
Lawry’s juga menyediakan reservasi online dengan kapasitas hingga 200 tamu, menjadikannya tempat ideal untuk pengalaman makan yang flawless. Dan jangan lupa—Lunch Set Menu dari Lawry’s menyajikan steak kelas atas dan Prime Rib dalam suasana lebih santai. Yuk lakukan pemesanan online hari ini!
Too Much Effort? Let Lawry’s Handle It
If mastering the perfect steak at home feels like too much pressure, there’s no shame in letting the professionals handle it. At Lawry’s The Prime Rib Jakarta, every steak is crafted with precision, ensuring you get the finest cuts cooked exactly to your liking.
Planning a dinner party, corporate lunch, or special event? Lawry’s offers online reservations with a seating capacity of 200, making it the ideal venue for a flawless dining experience. Plus, their lunch set menu brings you top-tier steak and prime rib in a more casual setting. Skip the stress—book your table now with their online reservation.
FAQ
Steak yang sudah mencapai suhu ruang akan matang lebih merata dan membantu menghindari bagian tengah yang masih terlalu dingin atau mentah.
Gunakan termometer daging untuk mengecek suhu internalnya. Untuk tingkat kematangan medium-rare, suhu yang ideal adalah sekitar 130–135°F (54–57°C). Jangan hanya menebak, sebaiknya selalu cek suhunya.
Keringkan permukaan steak terlebih dahulu, beri garam lebih awal, lalu lakukan searing di wajan yang sudah sangat panas tanpa membuat wajan terlalu penuh. Hindari menekan steak dan jangan terlalu sering membaliknya, kecuali Anda menggunakan metode frequent flipping.
Kunjungi Lawry’s The Prime Rib Jakarta untuk menikmati potongan daging premium yang disiapkan oleh chef berpengalaman, tanpa perlu repot memasaknya sendiri.
Reserve Table
Lawry’s Restaurants is the perfect place to begin your venue search for any occasion.
Related Blog
Based on What You Read
Nikmati Kemewahan English Trifle di Lawry’s
Resep Saus Steak Red Wine: Kaya Rasa, Berani, dan Super Lezat