Panduan Memotong Prime Rib: Cara Mengirisnya Seperti Profesional
Prime rib yang sudah dimasak cantik tentu pantas mendapat akhir yang sama baiknya. Sayang sekali kalau setelah berjam-jam memanggang, hasilnya justru berantakan saat dipotong. Irisan yang terlalu tebal, terlalu tipis, atau mengikuti arah serat yang salah bisa membuat daging yang sebenarnya matang sempurna terasa kurang maksimal di piring.
Kalau sedang belajar cara memotong prime rib, perhatikan posisi tulang, arah serat daging, dan ketebalan setiap irisannya. Sedikit ketelitian dengan pisau akan menghasilkan potongan yang lebih rapi, tekstur yang lebih enak, dan tentu jauh lebih sedikit drama saat berhadapan dengan daging panggang yang harganya tidak murah. Berikut cara mengirisnya dengan benar.
Table of Contents
ToggleApa Itu Potongan Prime Rib?
Prime rib berasal dari bagian iga sapi dan biasanya dijual sebagai standing rib roast. Satu potong utuh standing rib roast terdiri dari tujuh iga, meski butcher atau penjual daging sering membaginya menjadi ukuran yang lebih kecil.
Bagian yang lebih dekat ke loin dikenal sebagai first cut, small end, atau loin end, sedangkan bagian yang lebih dekat ke chuck disebut second cut atau large end.
First cut biasanya memiliki lebih sedikit jaringan ikat dan bentuknya cenderung lebih seragam. Sementara itu, second cut mengandung lebih banyak lemak dan marbling, yang bisa memberikan rasa lebih kaya dan membantu menjaga daging tetap juicy selama proses pemanggangan perlahan.
Pada bagan potongan prime rib, kedua bagian ini biasanya ditampilkan bersama ribeye dan otot-otot di sekitarnya.
Mengenal Bagian-Bagian dalam Potongan Prime Rib
Bone-In Prime Rib
Pada bone-in prime rib, tulang iga tetap menempel selama proses memasak. Tulang dapat membantu mengatur bagaimana panas mencapai daging, meskipun saat tiba waktunya mengiris, urusannya memang sedikit lebih panjang. Salah satu cara yang cukup praktis adalah meminta butcher melepaskan daging dari tulang terlebih dahulu, lalu mengikatnya kembali ke tulang sebelum dimasak.
Saat siap disajikan, tali tinggal dilepas dan daging bisa diangkat dari tulangnya sebelum diiris. Lebih rapi, lebih mudah, dan tidak perlu beradu tenaga dengan iga di meja makan.
Boneless Prime Rib
Boneless prime rib tentu melewatkan satu langkah tersebut. Tanpa tulang iga yang menghalangi, daging bisa langsung dipotong menjadi beberapa porsi setelah diistirahatkan. Pilihannya kembali ke selera dan cara Anda ingin menyiapkannya.
Versi bone-in punya tampilan yang lebih dramatis saat dibawa ke meja dan bisa membantu selama proses memasak, sementara versi tanpa tulang lebih mudah dibumbui, dipotong, dan disajikan.
Bagian Ribeye
Otot ribeye menjadi salah satu bagian penting dari prime rib. Bahkan, steik ribeye berasal dari bagian iga yang sama.
Itulah sebabnya keduanya sama-sama dikenal dengan marbling yang cukup melimpah dan rasa daging sapi yang kuat. Bagian ribeye biasanya lebih menonjol pada first cut, yang berasal dari iga yang posisinya lebih dekat ke loin.
Spinalis atau Rib Cap
Di bagian luar ribeye terdapat spinalis, yang juga sering disebut ribeye cap. Bagian ini merupakan otot tersendiri dari pusat ribeye dan dikenal sangat empuk serta kaya marbling. Itu pula yang membuat irisan dari satu bagian prime rib bisa terasa sedikit berbeda dibanding bagian lainnya.
Kalau Anda termasuk orang yang selalu mengincar bagian pinggir yang lebih berlemak dan gurih, besar kemungkinan yang Anda sukai sebenarnya adalah rib cap.
Panduan Memotong Prime Rib: Begini Cara Mengirisnya dengan Rapi
Sebelum pisau menyentuh daging, beri waktu pada prime rib untuk beristirahat terlebih dahulu. Banyak yang merekomendasikan sekitar 30 menit dengan aluminium foil yang dipasang longgar di atas daging. Waktu istirahat ini memberi kesempatan bagi cairan di dalam daging untuk kembali tersebar. Kalau langsung dipotong, sebagian besar jusnya justru akan berakhir di talenan, bukan di setiap irisan.
Untuk bone-in prime rib, posisikan daging agar tulang iganya mudah dijangkau. Gunakan pisau ukir yang tajam, lalu ikuti lekukan alami antara daging dan tulang untuk melepaskannya dalam satu gerakan yang terkontrol. Setelah tulang dilepas, perhatikan arah serat daging lalu iris berlawanan arah dengan serat. Memotong melintang serat akan membuatnya lebih pendek, sehingga setiap gigitan terasa lebih empuk.
Usahakan ketebalan setiap irisan tetap cukup seragam. Bersihkan pisau di antara potongan kalau mulai terlalu banyak terkena cairan atau lemak.
Prime rib biasanya disajikan sedikit lebih tebal daripada daging panggang biasa. Banyak yang menyarankan irisan sekitar 0,5–0,8 cm, tetapi ketebalannya tetap bisa disesuaikan dengan selera dan cara penyajian.
Kalau Anda sedang menghitung ukuran porsi atau ingin menyesuaikannya dengan menu makan secara keseluruhan, memahami kandungan nutrisi prime rib juga bisa membantu menentukan jumlah yang ingin disajikan.
Ingin Pengalaman Prime Rib ala Profesional Tanpa Harus Mengiris Sendiri?
Tentu saja, punya pisau ukir tajam menjadi tidak terlalu penting kalau ada orang lain yang bersedia mengurus bagian tersebut. Bagi yang mencari prime rib terbaik di Jakarta, Lawry’s The Prime Rib Jakarta menyerahkan proses persiapan dan penyajian kepada tim profesional.
Prime rib menjadi salah satu pusat pengalaman makan di restoran ini, jadi Anda cukup memilih porsi yang sesuai tanpa perlu mengawasi oven, memisahkan tulang, mencari arah serat, lalu berharap irisan pertama keluar dengan bentuk yang cukup pantas dipamerkan.
Kalau membayangkan mengiris satu potong besar rib roast terasa jauh kurang menarik daripada langsung menyantapnya, coba pengalaman fine dining di Jakarta di Lawry’s The Prime Rib Jakarta dan nikmati prime rib khasnya yang sudah disiapkan serta disajikan oleh tim.
Reserve Table
Lawry’s Restaurants is the perfect place to begin your venue search for any occasion.