Apa Itu Metode Sous Vide
Satu hal yang harus kita luruskan: tidak ada cara yang salah untuk menikmati steak. Mau kamu suka yang matang sempurna atau yang masih merah dan juicy, steak tetaplah rajanya semua protein. Proses memasaknya sendiri pun bisa dianggap sebagai seni. Menyeimbangkan keempukan, kelembutan, dan tekstur panggangnya bisa jadi tantangan, tapi juga sangat memuaskan. Untuk mencapai konsistensi dan cita rasa yang sempurna, ada satu teknik yang semakin populer: sous vide.
Bagi yang belum tahu, sous vide (dibaca “soo-veed,” biar nggak susah nyebutnya) adalah bahasa Prancis yang berarti “di bawah vakum”. Teknik ini melibatkan proses menyegel steak dalam kantong plastik dan memasaknya perlahan di dalam air dengan suhu yang terkontrol secara presisi. Artinya, nggak perlu lagi tebak-tebakan apakah steak kamu akan matang rare, medium, atau malah overcooked—setiap kali, steak akan matang persis seperti yang kamu mau.
Dengan metode ini, kamu nggak perlu khawatir lagi kalau steak masih mentah di tengah atau malah jadi keras seperti kulit sepatu. Sous vide memastikan steak matang merata dari pinggir ke pinggir. Bayangkan seperti memasak lambat; jus daging tetap utuh, menciptakan kelembutan yang meleleh di mulut tanpa kehilangan rasa.
Table of Contents
ToggleMengapa Memasak Steak dengan Metode Sous Vide Itu Lebih Baik
Begini: kalau memasak steak dengan cara tradisional—entah itu di panggangan, wajan, atau oven—kamu bekerja dengan waktu yang ketat, dan tentu nggak mau kan daging mahal yang baru kamu beli jadi rusak gara-gara panggangan atau kompor panas yang susah dikontrol. Panas tinggi artinya kamu punya waktu singkat untuk mendapatkan bagian luar yang kecoklatan sempurna dengan bagian dalam yang tetap lembut dan juicy. Berkedip sedikit, dan steak kamu bisa berubah dari rare jadi well-done dengan rasa kecewa sebagai side dish-nya
Sous vide, di sisi lain, menghilangkan semua tebak-tebakan. Dengan memasak steak perlahan dalam air pada suhu yang kamu inginkan (misalnya, 55°C untuk medium-rare yang sempurna), seluruh potongan steak matang merata dari setiap sudut. Tidak ada lagi bagian luar yang terlalu matang atau bagian dalam yang mentah. Ditambah lagi, karena disegel dalam kantong vakum, semua jus dan rasa alami tetap terkunci, menghasilkan steak yang bukan hanya lembut, tapi juga penuh rasa.
Mungkin kamu berpikir: “Tapi gimana dengan kerak yang renyah itu?” Tenang saja. Setelah steak dimasak dengan sous vide, langkah terakhir adalah memanggangnya sebentar di wajan panas, panggangan, atau bahkan dengan blowtorch kalau kamu mau mencoba sesuatu yang seru. Ini akan memberikan steak efek Maillard—istilah keren untuk lapisan luar yang renyah dan penuh rasa yang kita semua suka.
Meskipun sous vide jelas mengubah permainan bagi koki rumahan, jangan lupa nikmatnya menyantap steak yang dimasak sempurna di restoran fine dining di Jakarta. Kalau lagi ngidam steak yang sempurna, ada satu tempat yang langsung terlintas: Lawry’s The Prime Rib Jakarta.
Coba lihat menu Lawry’s dan nikmati berbagai pilihan steak mereka, mulai dari filet mignon hingga prime rib klasik. Perlu dicatat, mereka juga berkomitmen untuk menyajikan Certified Angus Beef, dengan marbling yang kaya dan rasa yang luar biasa, memastikan hanya yang terbaik yang hadir di piringmu.
FAQ
Sous vide adalah metode memasak dari Prancis, di mana steak dimasukkan ke dalam kantong vakum yang tertutup rapat, lalu dimasak secara perlahan di dalam air dengan suhu yang sangat terkontrol. Metode ini membantu steak matang secara merata dan sesuai dengan tingkat kematangan yang Anda inginkan setiap kali.
Sous vide membuat proses memasak steak jadi lebih mudah karena suhunya bisa dikontrol dengan tepat. Jadi, Anda tidak perlu menebak-nebak tingkat kematangannya. Hasilnya, steak tetap empuk, juicy, dan matang merata dari bagian luar sampai ke tengah, tanpa membuat bagian luarnya terlalu matang.
Bisa. Setelah steak selesai dimasak dengan sous vide, Anda bisa sear steak sebentar menggunakan pan, grill, atau bahkan blowtorch untuk membuat bagian luarnya menjadi kecokelatan dan renyah. Proses ini menghasilkan reaksi Maillard, yang memberikan rasa gurih dan aroma khas pada bagian luar steak.
Reserve Table
Lawry’s Restaurants is the perfect place to begin your venue search for any occasion.
Related Blog
Based on What You Read
Jangan Dibuang! Olah Ulang Prime Rib-mu Dengan Tips Ini!
Mengapa Ketebalan Steik Lebih Menentukan Rasa daripada yang Kamu Kira