Peringkat Potongan Steik Berdasarkan Keempukan, Harga, dan Rasa
Memilih steik jadi jauh lebih mudah kalau Anda sudah tahu apa yang paling dicari. Ada potongan yang unggul karena sangat empuk, ada yang menawarkan rasa daging sapi lebih kuat, dan ada pula yang pantas dibayar lebih karena marbling-nya melimpah, ukurannya besar, atau keduanya sekaligus. Tidak ada satu potongan yang mutlak paling baik. Filet cocok untuk pencinta tekstur lembut, ribeye menawarkan rasa yang lebih kaya, sementara potongan besar bertulang lebih pas kalau steik memang ingin dinikmati bersama.
Table of Contents
Toggle14 Potongan Steik Populer
Berikut perbandingan 14 potongan steik populer sebelum Anda menentukan pilihan!
| Potongan | Tingkat Keempukan | Kisaran Harga | Karakter Rasa | Paling Cocok untuk |
| Filet mignon | Sangat tinggi | $$$$ | Ringan, lembut seperti mentega | Keempukan maksimal |
| Ribeye | Tinggi | $$$ | Kaya rasa, marbling melimpah | Rasa yang kuat |
| Prime rib | Tinggi | $$$ | Juicy, rasa daging kuat, marbling baik | Pengalaman klasik di restoran steik |
| Porterhouse | Tinggi | $$$$ | Perpaduan tenderloin dan strip steak | Dinikmati bersama |
| T-bone | Tinggi | $$$ | Rasa daging kuat dengan dua tekstur | Variasi steik bertulang |
| Tomahawk | Tinggi | $$$$ | Kaya rasa, marbling tinggi, tampilan mencolok | Berbagi dan presentasi |
| New York strip | Menengah-tinggi | $$$ | Rasa daging kuat, tekstur padat, marbling seimbang | Keseimbangan rasa dan tekstur |
| Striploin | Menengah-tinggi | $$$ | Gurih, marbling sedang | Pengalaman steik klasik |
| Flat iron | Tinggi | $$ | Juicy, rasa daging kuat, marbling baik | Keempukan dengan harga lebih bersahabat |
| Top sirloin | Menengah | $$ | Lebih rendah lemak, rasa daging menonjol | Steik untuk sehari-hari |
| Tri-tip | Menengah | $$ | Rasa kuat, sedikit lebih rendah lemak | Dipanggang dan diiris |
| Rump | Menengah-rendah | $ | Rendah lemak, rasa daging cukup kuat | Pilihan ekonomis |
| Skirt | Rendah-menengah | $$ | Rasa intens, serat lebih longgar | Marinasi dan pemanggangan cepat |
| Flank | Rendah-menengah | $ | Rendah lemak, rasa daging kuat | Diiris untuk hidangan berbagi |
Peringkat Berdasarkan Keempukan
Kalau keempukan menjadi prioritas, filet mignon berada di urutan teratas. Potongan ini berasal dari tenderloin, bagian otot yang jarang bekerja sehingga teksturnya sangat lembut dengan kandungan lemak relatif sedikit. Flat iron juga dikenal empuk, selama jaringan ikatnya sudah dibersihkan dengan benar. Setelah itu ada ribeye, prime rib, porterhouse, dan T-bone, yang menawarkan kombinasi keempukan, lemak, dan rasa lebih kaya.
Di sisi lain, flank, skirt, dan rump berasal dari otot yang lebih aktif sehingga teksturnya lebih kenyal. Potongan-potongan ini biasanya lebih maksimal jika dimasak dengan panas tinggi, dimarinasi, lalu diiris tipis berlawanan arah serat.
Peringkat Berdasarkan Harga
Harga steik dipengaruhi oleh kelangkaan potongan, ukuran porsi, marbling, kualitas daging, hingga besar tulang yang ikut disajikan. Filet mignon, porterhouse, dan tomahawk biasanya berada di kelas harga tertinggi, sementara ribeye dan prime rib juga termasuk premium berkat marbling dan popularitasnya.
New York strip dan striploin umumnya berada di kisaran menengah hingga atas. Sementara itu, flat iron, top sirloin, tri-tip, skirt, flank, dan rump cenderung lebih ramah di kantong. Meski begitu, harga di restoran dan kualitas daging yang digunakan tetap bisa mengubah urutan tersebut.
Peringkat Berdasarkan Kualitas dan Grading
Jenis potongan dan tingkat kualitas adalah dua hal yang berbeda. Ribeye, misalnya, secara alami cenderung memiliki marbling lebih banyak daripada filet. Namun, filet dengan grading tinggi tetap bisa dijual lebih mahal karena keempukan dan jumlahnya yang terbatas. Grading kualitas mempertimbangkan faktor seperti marbling dan tingkat kematangan sapi, sehingga dua steik dari potongan yang sama pun bisa memberikan pengalaman yang cukup berbeda.
Kalau kualitas dinilai terutama dari potensi marbling, ribeye, prime rib, dan tomahawk berada di posisi atas. New York strip dan striploin juga memiliki marbling yang baik, sementara porterhouse dan T-bone menawarkan dua bagian sekaligus, yakni strip steak dan tenderloin. Potongan yang lebih rendah lemak seperti top sirloin, flank, dan rump lebih mengandalkan rasa alami daging serta teknik memasak yang tepat.
Coba Bandingkan Langsung di Lawry’s The Prime Rib Jakarta
Bagi Anda yang sedang membandingkan pilihan steik untuk fine dining Jakarta, Lawry’s The Prime Rib menawarkan dua contoh yang menunjukkan bagaimana jenis potongan dan marbling bisa memberikan pengalaman berbeda. Wagyu MB5 Filet Mignon hadir dalam porsi 220 gram seharga Rp990.000 dan disajikan dengan garlic confit. Potongan ini memadukan keempukan khas filet dengan marbling lebih kaya yang identik dengan daging Wagyu.
Classic Prime Rib khas Lawry’s menawarkan karakter yang berbeda. Dalam menu Lawry’s saat ini tersedia Jakarta Cut 170 gram, Lawry’s Cut 280 gram, Diamond Jim Brady Cut 650 gram, dan Beef Bowl Double Cut 800 gram. Setiap pesanan Classic Prime Rib juga sudah dilengkapi Famous Original Spinning Bowl Salad, pilihan hidangan pendamping dari cart, Classic Yorkshire Pudding, serta Lawry’s Whipped Cream Horseradish.
Pilih berdasarkan apa yang paling Anda cari di atas piring, lalu reservasi meja untuk membandingkan sendiri Wagyu filet dan Prime Rib khas Lawry’s.
Reserve Table
Lawry’s Restaurants is the perfect place to begin your venue search for any occasion.
Related Blog
Based on What You Read
Makan Malam Berdua di Restoran Steik: Sebaiknya Pesan Apa?